Habibi’s Blog

Sebuah Catatan Kecil

Posts Tagged ‘handphone’

Motorola ROKR E1-ku Rusak

Posted by Habibi on 06/03/2009

Jogjakarta, 6 Maret 2009 – 12.34 WIB
Semenjak aku pulang ke kampung halaman pada tanggal 20 Februari 2009 (kalau nggak salah, soalnya ingetku aku pulang 2 minggu yang lalu) hapeku aku bawa masih normal-normal aja. Semuanya masih dengan kondisi yang tidak mencurigakan baik, suara, baterai dsb. Tetapi keanehan muncul ketika di malam hari. Setiap hari kan aku harus mencharge-nya, maklumlah karena hape bagus jadi harus ngechage terus (hehe). Biasanya, aku mencharge baterai hape sambil aku tinggal tidur dan pagi hari, aku lepas konektornya. Eh, apa yang terjadi? Sampai di pagi baterai tak kunjung full alias complete. Biasanya setelah di charge hape rokr itu akan memberi tanda “Charging Complete” dan secara otomatis akan menghentikan arus pengisian baterainya walaupun konektor masih tetap terhubung. Tapi aku hanya berpikir, oh ini mungkin konektornya kurang pas aku masangnya, karena aku pernah mengalami kejadian seperti itu.

Aku Bawa Kembali ke Jogja.
Hari Minggu sore aku harus kembali ke jogja karena Senin pagi aku ada kuliah Praktikum Algoritma dan Pemrograman. Sampai di Jogja aku tidak berpikiran bahwa hapeku ini rusak. Tapi setelah keesokan harinya, aku baru tahu kalau ini memang bukan kesalahan pada pemasangan konektor chargernya tetapi ada yang tidak beres dengan baterai, charger atau hapenya. Dugaanku pertama langsung saja pada baterainya. Karena permasalahan ini sangat umum dan paling sering ini adalah akibat dari kerusakan baterai. Kebetulan aku sudah punya hape cadangan yang dikasih oleh ayah, Nokia 3105 CDMA yang mau aku pakai. Aku belikan UIM card Flexi untuk menghidupinya. Jadi sampai hapeku Moto belum ada solusi aku akan pakai terus hape itu (padahal hp kesayanganku satu-satunya ya ROKR). Beru aku pakai beberapa hari, eh ternyata Nokia ku baterainya tidak bisa tahan lama untuk call. Aku coba tanyakan sama yang dulu pakai, ternyata benar. Hape itu udah rusak baterainya. Terpaksa aku harus membelikannya dan aku juga mau membelikan baterai buat hape motorola ku. Kutelusuri jalan Gejayan semoga ada counter hape yang jual segala merk dan macam aksessoris. Ketemu! Aku ketemu salah satu counter hape yang kelihatannya lumayan lengkap. Setelah aku tanya baterai untuk Motorola ROKR yang baterainya sama kaya beterainya Motorola E398 eh ternyata malah kosong. Ya sudah akhirnya aku hanya membeli baterai untuk hape Nokia ku saja.

Membeli Baterai di Ramai Mall dan Terbakar.
Perjuanganku tak berhenti di situ saja. Keesokan harinya aku masuk kuliah sepeti biasa. Seingatku hari itu hari Rabu. Aku kuliah pagi hanya sampai pukul 11.00 sedangkan masih ada lagi kuliah di sore hari pukul 15.30. Untuk mengisi kekosongan waktu itu aku mengajak teman untuk jalan-jalan sambil mencari baterai untuk hape rokr-ku. Bingung, bingung dan bingung mau kemana akhirnya aku mengajak temanku untuk pergi ke Ramai Mall saja di jalan Malioboro. Sampai di sana aku mengajak temanku 2 orang itu muter-muter di Phone Center Ramai. Sambil tanya-tanya ada yang jual beterai motorola ROKR E1 dan akhirnya ketemu dengan harga yang cukup mengagetkan aku, 55ribu dengan garansi 3 hari. Sial deh padahal uang ku hampir habis. Ya sudah akhirnya terpaksa aku beli karena saking udah senengnya aku sama hape ini. Langsung saja tanpa basa-basi aku pasang baterai itu dan jreng hapeku langsing nyala. Tapi ku matikan lagi karena baterai itu belum aku charge. Setelah dapat baterai aku menghabiskan waktuku bersama 2 orang temanku jalan-jalan di jalan Malioboro sampai sore. Masuk kuliah jam setengah 3 sore aku masuk kelas sambil menunggu dosen datang. Terlalu lama menunggu aku pasang lagi baterai baru yang aku beli itu ke hape sambil dengerin musik menghilangkan kepenatan. Tak lama kemudian pak dosen datang segera saja aku lepas baterai. Saat aku lepas tiba-tiba tak sengaja pin baterai menyentuh logam untuk memasang SIM card dan kontan baterai mengeluarkan asap pada pin positifnya. Setelah aku lihat, wah pin nya copot dan hangus. Untungnya segera aku ambil dan aku pasang lagi. Sehabis kuliah sekitar jam 5 sore aku bawa lagi baterai itu ke counter penjualnya di Ramai Mall. Dengan semangat aku segera mengatakan kalau baterai ini rusak (hehe padahal aku sendiri yang merusakanya). Dengan nada bertanya si mbak penjualnya itu bilang, ganti barang aja ya mas, lha wong memang aku pinginnya ganti barang ya aku bilang aja ia mbak. Akhirnya aku pulang ke kos dengan membawa baterai baru. Dengan penuh semangat aku charge baterai itu samapi malam. Keanehan terjadi, kemudian aku bertanya-tanya kenapa ini dicharge kok nggak mau full atau charging complete? Aku langsung saja menduga ini bukan baterainya (pyuhhh).
Membeli Charger Baru dan Akhirnya Mubadzir.
Keesokan harinya kuliah seperti biasa kebetulan hari Kamis aku ada kuliah jam 7 pagi. Aku bercerita dengan teman yang kemarin aku ajak membeli baterai, kalau hapeku belum juga normal. Kemudian dia bercerita, katanya “oh itu sama kaya punya kakakku, dibelikan charger baru bisa lagi”. Pikirku mustahil. Chargerku kan masih normal dan masih bisa mengeluarkan arus. Pusing-pusing aku berpikir akhirnya aku memutuskan untuk membeli charger baru. Aku membeli charger baru dengan harga 25 ribu jauh dibawah harga baterai (kocekku udah keluar 80 ribu buat itu pyuuhh). Pulang dengan semangat aku charge lagi hapeku. Sampai malam aku tunggu, asseemm ternyata nggak complete-complete juga ni hape :( benar-benar pusing aku dibuatnya. Langsung saja ku simpulkan ini memang rusak hapenya!(titik) Jadi aku beli charger tidak ada gunanya :( . Malamnya aku cari akal buat bagaimana mengisi baterai hape tapi tanpa hape. Setelah utak-atik akhirnya ketemu, aku tempelkan aja kebel kecil ke pin baterai. Tapi kesalahannya adalah aku menempelkan kabelnya tanpa resistor sampai aku lupa aku tinggal tidur eh, saat aku bangun baterai udah tidak berbentuk lagi karena bodinya udah membengkak karena overheating dan aku ternyata udah benar-benar rusak (kena karma deh aku) :( .

Akhirnya Ketemu Solusinya.

Sabtu pagi aku bangun pagi karena ada kuliah (padahal hari Sabtu lho, masih ada aja kuliah). Pagi itu aku melihat film sponge bob setelah pukul setengah 7 pagi eh ada SMS dari mahasiswa pendamping kalau hari ini tidak ada kuliah dan harinya kita ganti minggu depan. Aku punya rencana untuk membawa ke tempat reparasi hape yang juga berada di Ramai Mall. Kebetulan aku ada temen yang tidur di kos aku ajak dia saja ke Ramai. Sampai di sana muter-muter tak tau arah karena saat itu uangku juga tinggal 80ribu. Cukup ngak ya? Cukup nggak ya? Pertanyaan itu muncul terus di kepala. Akhirnya aku beranikan untuk bertanya sama orang yang ada di salah satu counter service itu. Aku tanya ini gimana mas? Berapa habisnya kalau memperbaiki mas? Dia menjawab 85ribu mas. Asem! Pikirku sial bener uangku langsung ditodong habis nih. Aku tawar aja dah, akhirnya cuma dikasih potongan 5 ribu (pelit banget tu orang) :( Terus aku juga tidak yakin kalau kondisinya apa bisa kembali seperti semula. Lama sekali berpikir akhirnya aku punya inisiatif lain. Aku pergi ke salah satu toko barang-barang dan suku cadang elektronik. Aku membeli PCB berlubang, solder, dan resistor 10 ohm. Barangkali ini ide yang tepat untuk tidak membuang uang lagi :) . Aku bawa pulang sambil temanku bertanya-tanya, udahlah nanti aja aku beritahu, gitu aja jawabku. Sampai kos aku potong PCB itu selebar baterai lalu ku solder resistor 10 ohm dan kupotong kabel charger untuk ku pasang di PCB. Lalu giamana hasilnya? Jreeenngg baterai ku bisa terisi penuh, tidak seperti mencharge menggunakan handphone. Sebuah pemikiran orang yang tidak punya uang ternyata lebih hemat daripada orang yang punya uang hehehe :) Akhirnya hape ku masih bisa aku pakai dengan normal meskipun tiap malam harus melepas baterai dan di sinilah kelamahannya. Buat anda yang punya masalah yang sama dengan solusi yang lebih baik, aku tunggu sharing ilmunya :) .

Posted in Catatanku | Tagged: , | 3 Comments »