Posted by Habibi on 28/03/2009
Mig33 saat ini merupakan sebuah aplikasi chtaing populer di handphone, karena penggunaan yang sangat mudah, bisa di download secara gratis, dan dapat dijalankan pada kebanyakan handphone yang sudah mendukung aplikasi Java. Walaupun kebanyakan hp sudah bisa digunakan untuk aplikasi ini, tetapi mungkin ada yang punya sedikit masalah dengan hp-nya, seperti baterai yang cepat habis atau hp yang mudah sekali hang ketika aplikasi dijalankan. Salah satu alternatif yang dapat dipakai adalah dengan chating Mig33 melalui komputer. Syarat agar kita bisa chating Mig33 melalui komputer adalah adanya koneksi internet dan kita telah mempunyai account Mig33. Untuk membuat account chating Mig33 cukup mudah, kita hanya bermodal handphone sebagai sarana penerima sms kita sudah bisa membuat account Mig33, karena setelah register kita diwajibkan untuk memasukkan kode verifikasi yang akan dikirim lewat sms ke nomor kita. Tetapi bagi yang sudah memliki account, kita tinggal login saja dengan menggunakan komputer, maka kita sudah bisa melakukan chating dengan Mig33 layaknya kita chating menggunakan handphone biasa. Setelah login kita bisa masuk ke room yang banyak sekali di seluruh dunia, kita hanya tinggal mencari lewat fasiltas searchnya saja.
Untuk mendownload file aplikasinya, silakan klik DI SINI.
Posted in Catatanku | Tagged: internet, komputer | Leave a Comment »
Posted by Habibi on 21/03/2009
Jogjakarta, 21 Maret 2009 – 18.40 WIB
Saat ini internet bukan lagi barang aneh yang membuat orang terkagum-kagum. Hampir semua orang mengenalnya kecuali beberapa saja yang tidak pernah tahu. Internet merupakan sebuah referensi yang tiada bandingnya bak sebuah perpustakaan yang sangat besar dimana kita bisa mencari semua referensi dan informasi. Tetapi bagaimana dengan kebesaran dunia maya yang kita hadapi ini penuh dengan hal-hal negatif yang tidak pernah kita inginkan? Apalagi kita khawatir dengan anak kita, adik kita atau keluarga kita yang lain mengakses konten-konten yang berbau negatif? Pasti kita tidak mginginkan hal ini. Internet memang sumber segala informasi buat kita tapi tidak ada salahnya juga internet berisi jutaan hal-hal negatif, karena dunia memang isinya seperti ini. Tinggal bagaimana kita menyeleksinya. Bagi kita sendiri yang mungkin sadar akan dampak positif dan negatif dari internet mungkin tidak terlalu bermasalah, tetapi bagaimana kalau komputer kita di rumah dipakai selain diri sendiri? Pasti kita akan sulit untuk memantau aktivitas internet yang dilakukan di komputer kita jika kita sedang tidak berada di rumah. Salah satu cara yang paling efektif untuk engontrol dan membatasi koneksi internet di rumah adalah dengan memasang sebuah software untuk membatasi penggunaan komputer kita baik itu dalam koneksi internet maupun aktivitas lainnya. Software yang kita bahas kali ini adalah IProtectYou. Sebuah software freeware yang sangat efektif untuk membatasi koneksi internet anda. Kita dapat membatasi koneksi internet dari konten yang diakses seperti memblok konten yang berbau dewasa dan kekerasan, waktu yang diizinkan untuk mengakses internet, pop up dan ads, sampai aplikasi yang dapat mengakses internet dan ip address incoming dan outcoming. Program yang sangat kecil ini sudah tersedia di internet dan coba anda cari di Google dan apabila anda malas untuk mencari saya sediakan link downloadnya di bawah artikel ini. Penggunaan program ini sangat mudah, kita tinggal mengatur setting yang disediakan. Guna menghindari pengubahan setting yang telah kita atur, juga disediakan password agar setting aplikasi ini tidak diubah oleh orang lain. Jika kita telah menginstall aplikasi ini dan mengaktifkannya, secara otomatis akan muncul seebuah peringatan yang berbentuk window dialog box yang dapat kita atur juga kalimat peringatannya, misalnya “Anda tidak diperkenankan membuka website ini!” Gambar yang muncul juga bisa kita pilih sesuai dengan selera kita. Semua akses internet kita akan dimonitor oleh aplikasi ini dan terkadang kita akan terganggu jika halaman web yang muncul terdapat kata-kata yang sudah di black list dalam program ini. Selamat mencoba!
Untuk download softwarenya silakan klik DI SINI.
Posted in Catatanku | Tagged: internet, komputer | 2 Comments »
Posted by Habibi on 06/03/2009
Jogjakarta, 7 Maret 2009 – 01.45 WIB
Tips ini sebetulnya bukan tips online beneran lho. Tapi ini merupakan iseng-iseng aja. Kemarin-kemarin banyak teman-teman yang tertipu dikiranya aku online YM terus. Padahal aku lagi nggak online apa-apa alias lagi tidur hehehe… Akhirnya banyak temen-temen yang marah-marah gara nyapa lewat Yahoo! Messenger tapi nggak ku jawab-jawab. OK let’s go to the topic, sebetulnya hal ini bukan hal yang baru. Mungkin dah kuno buat temen-temen yang sering nglakuin ini. Untuk membuat kita berstatus online di ID Yahoo Messenger kita, kita hanya perlu login di http://mobile.yahoo.com atau di http://m.yahoo.com. Nah di dua alamat ini kelihatannya mirip tapi sebenarnya berbeda tipis. Di link yang pertama tadi yaitu mobile.yahoo.com kita membutuhkan sebuah browser WML untuk dapat mengaksesnya. Kita bisa menggunakan Plug In yang ada di browser Firefox yang sebelumnya harus kita Install dahulu. Mengapa harus menggunakan browser WML? Karena ketika mengakses Yahoo Mobile kita akan dianggap sebagai browser komputer biasa, tetapi tidak apabila kita menggunakan browser WML, kita akan dianggap menggunakan handphone kita, sehingga kita bisa melakukan login as Mobile. Untuk trik yang satunya lagi yaitu dengan http://m.yahoo.com ini sangat sering saya gunakan. Karena m.yahoo.com tidak membutuhkan browser WML sehingga kita tidak perlu repot-repot untuk mengaksesnya. Langkah-langkahnya adalah masuk ke http://m.yahoo.com kemudian klik Messenger. Setelah masuk messenger kita masukkan ID dan Password kita dan setelah sign in klik here untuk online messenger. Kemudian tutup browser tanpa sign out. Maka status kita di Yahoo! Messenger akan nampak online. Untuk mengubah Status Message, setelah klik here tinggal klik saja Preferences > Mobile Status Message dan kita ganti sesuka hati kita. Cukup mudah bukan? Selamat Mencoba.
Posted in Catatanku | Tagged: internet, komputer, tips | Leave a Comment »
Posted by Habibi on 06/03/2009
Jogjakarta, 6 Maret 2009 – 23.50 WIB
Sejak hari Rabu tanggal 18 Februari 2009 aku memutuskan untuk menghapus account Friendsterku. Setidaknya ada beberapa alasan kenapa aku berbuat demikian. Aku terdiam sejenak sejak aku melihat aktivitas teman-teman yang sedang memakai laptopnya untuk berinternet di kampus. Mengapa “the first open page” pasti friendster? Kenapa kok tidak yang lainnya? Misalnya berita, Google, Email dsb. Aku heran sekali kenapa. Sepertinya hal seperti ini merupakan hal yang menurutku tidak penting. Betapa tidak, ketika jendela dunia yang sangat besar ini yang seharusnya kita bisa menengok seluruh penjuru dunia hanya kita gunakan untuk menengok halaman belakang rumah kita. Apa yang pertama kali kita lihat adalah testimonial yang mungkin tidak mengandung informasi apa. Kalau hanya menyapa saja kan bisa kita kirimkan lewat sms. Mungkin kita juga tidak banyak membuang resource. Pengalaman pribadiku semenjak menggunakan friedster, banyak sekali waktu ku berinternet yang hanya terbuang untuk membuka halaman friendster. Apa yang ditunggu, tiada lain tiada bukan hanya messages atau testimonial yang nggak bermutu itu. Rasanya orang yang sudah menjadi pecandu friendster itu akan merasa belum puas jika belum membuka friendsternya ketika berinternet (ini menurut pengalamanku, mungkin juga tidak untuk orang lain). Padahal masih banyak hal yang sangat bermanfaat selain membaca testimonial dan menulis testimonial untuk friends kita. Menurutku apa yang didapat dari membaca tesitmonial dan membaca berita atau artikel jauh lebih bermanfaat jika kita membaca informasi-informasi yang lebih bermanfaat.
Faktor Kenapa Suka Friendster
Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi mengapa orang suka social networking seperti friendster, facebook dsb yaitu:
1. Narsis
2. Narsis
3. Narsis
4. Narsis
Ya! Empat faktor tersebut yang meyebabkan orang gemar membuka friendster (kalau gitu sih namanya cuma satu
). Menurut pengalamanku orang yang mendapatkan testi serasa artis yang akhirnya besar kepala daripada tiang (beuhhh). Selain itu friend yang kita pedulikan adalah friend yang kita kenal tiap hari dan friend yang memberi kita commet atau testimonial. Selainnya tidak! Yach mending aja kita buat mailing list yang kesemua anggota kita akan ikut berpartisipasi. Selain testi kita mengharap ada orang yang akan melihat foto-foto kita. Nah, disinilah letak narsis yang sangat kelihatan (siapa sih yang melarang narsis? nggak ada kan?
). Kemudian faktor terakhir yang sangat mendukung orang suka pada friendster adalah adanya interface yang sangat mudah bagi pengguna internet baik itu yang masih awam. Di sinilah keberhasilan friendster menarik minat pemakainya. Coba kalau mau narsis lewat blog, susah kan?
Akhirnya Ada Yang Bertanya dan Mengikuti
Setelah aku melakukan Cancel Account pada frinedster ada beberapa teman yang bertanya, kenapa kok keluar? Apa mau ikut social networking yang lain? Ada juga yang mengatakan “If you thing best, why not?” Jawabku simpel aja, “buat apa?”. Pikiranku nggak ada manfaat yang aku dapat selain buang waktu dan resource. Sayang kan kalau kita punya banyak bandwith tapi hanya kita buang-buang begitu saja. Karena itu aku niat dengan membaca basmallah (bismillahirrahmannirrahim) aku membuang jauh-jauh friendster yang telah aku pakai sejak tahun 2007. Aku merasa puas setelah bisa menyadari bahwa aku telah banyak membuang waktu yang tidak bermanfaat. Beberapa waktu kemudian salah satu temanku juga bertanya, bagaimana cara membuangnya? Aku jawab, gampang kok tinggal kita masuk setting kemudian kita klik Cancel Account yang ada disebelah kanan bawah kotak kemudian kita centang salah satu reason mengapa anda meniggalkan friendster dan kita tak akan bisa lagi mengakses account kita. Satu temanku ikut membuang accountnya juga. Anda kah selanjutnya?
Disclaimer
Sekali lagi aku sampaikan bahwa, tulisan di atas hanya sebuah pendapat saja. Jika anda keberatan dengan segala yang telah aku tulis. Silakan untuk memberikan argumen posotif yang akan aku terima selalu.
Posted in Catatanku | Tagged: internet | 2 Comments »
Posted by Habibi on 06/03/2009
Jogjakarta, 6 Maret 2009 – 09.30 WIB
Byar pet byar pet (bahasa Jawa) itulah lampu TL atau lampu PL yang udah rusak. Sama sekali tidak jauh berbeda dengan koneksi internet (mungkin untuk di Indonesia seperti ini semua ya?) IndosatM2 yang (katanya sih) menggunakan teknologi Broadband HSDPA 3.6MBps. Waktu tadi malam aku berinternet sampai larut malam sampai pusing aku harus menunggu sampai sekitar satu menit untuk memunculkan penuh halaman web seperti Yahoo!Mail. Parah bener ya. Koneksi selambat ini kok bisa dibilang Broadband ya? Padahal menurut pengertiannya saja, broadband adalah koneksi dengan jalur lebar atau pita lebar yang mampu mencapai kecepatan 2MBps. Luar biasa ya kalau di Indonesia bisa nyampe segitu. Tapi saat ini, hal itu mungkin hanya mimpi-mimpi yang hanya tetap mimpi. Tapi kemugnkinan bebrapa tahun kemudian hal ini bisa terwujud seiring dengan kemajuan indoneia.
Bagaimana Dengan Telkomsel Flash?
Aku belum bisa mastiin gimana kualitas Telkomsel Flash yang juga punya teknologi internet HSDPA up to 3.6MBps. Menurut percobaanku, (belum final, cuma asumsi) Telkomsel Flash punya koneksi yang lebih stabil daripada IndosatM2. Telkomsel Flash juga sudah menjangkau desa-desa seperti di kampung halamanku, aku sudah bisa menikmati layanan Telkomsel Flash. Ketika aku bawa IndosatM2 ke kampung, wah nggak ada sinyal nih. Tapi tenang aja, masih ada TelkomSpeedy yang selalu menemani aku di rumah (hehehe)
.
Membandingkan Tarif.
Apabila semua itu kita pertanyakan pada kantong kita, “murahan mana IndosatM2 sama Telkomsel Flash?”. Pasti semua orang berkata begitu kan? Mungkin bagi anda sudah jelas jawabannya kalau IndosatM2 lah yang jadi juaranya (hehehe). Dengan Rp. 100.000,- kita sudah bisa menikmati layanan internet Broadband (katanya sih, tapi menurutku ini hanya kata iklan) selama satu bulan, dengan harga perdana Rp. 150.000,- cukup murah bukan untuk ukuran anak kos. Kalau Telkomsel Flash saya belum tau pasti harganya. Saya pernah coba yang Pay as You Go, maksudnya dipake dan dihitung berapa menit pemakaian kita, mereka menawarkan Rp. 350,-/menit wow, mengejutkan bukan? Kalau mau internetan seharian penuh udah habis berapa tu.Internetan satu jam aja udah habis Rp. 350,-x 60 menit maka kita harus rela kehilangan Rp. 21.000,-. Angka yang cukup besar buat anak kos. Bisa buat makan berapa kali tuh.Untuk paket lain mungkin kita harus membayar dengan kuota tertentu dan dengan tarif tertentu. Padahal dengan memakai IndosatM2 kita bisa memilih paket yang unlimited atau yang limited atau diberi label oleh dia Broom Unlimited dan Broom Classic. Saat ini aku memakai paket yang Broom Unlimited dengan tarif Rp. 100.000,-/bulan aku udah mendapatkan koneksi internet dengan kecepatan up to 512KBps sampai dengan 2Gb kemudian setelah melewati 2Gb kecepatan akan diturunkan oleh bang Indosat sampai 64KBps. Sedangkan untuk paket limited menurut sepengetahuanku kita bebas mengisi berapapun sedangkan kuotanya akan mengikuti jumlah voucher yang kita isikan. Misalnya dengan voucher Rp. 100.000,- kita akan mendapatkan kuota sebesar 200MB tapi bang Indosat menjanjikan kecepatan 3,6MBps (entah ini benar apa tidak, karena aku belum pernah membuktikan). Aku belum tergiur untuk mencobanya, karena aku udah bosan dengah janji-janji palsu cewek eh iklan yang katanya begini kek begitu kek. Empek-empek dicampur sayur lodeh, cape deh… Tapi, meskipun byar pet byar pet Indosat kaya lampu TL rusak tapi aku masih tetap gunakan ini karena, ya cuma ini yang bisa aku pake, karena di kosanku tidak ada line telpon untuk berlangganan TelkomSpeedy yang katanya sudah menginjak kecepatan 1MBps.
Disclaimer.
Tulisan ini hanya bersifat subjektif dan mungkin banyak yang tidak sesuai dengan realitanya. Maka dari itu jika anda membaca tulisan ini jangan langsung percaya. Buktikan dulu deh. Insyaallah terbukti (hehehe) nggak nggak cuma bercanda. Spesifikasi modem yang aku gunakan adalah Huawei E220 dengan upgrade firmware terbaru dengan kecepatan maksimum 7,2MBps. Bisa dibeli di Jogja dengan kisaran harga Rp. 1.100.000,-.Mungkin anda perlu membandingkan lagi yang mana yang lebih bagus. Setelah itu kasih tahu aku ya.
Posted in Catatanku | Tagged: internet, komputer | Leave a Comment »